News - Gagal Ke Laut Lepas Akhirnya Mati

Gagal Ke Laut Lepas Akhirnya Mati
foto ist.

Ikan Paus yang nyaris terdampar di pesisir pantai Desa Silo Baru, Kec Silau Laut, Kab Asahan, sejak Rabu (8/1) diperjuangkan nelayan tradisional kembali ke laut lepas, akhirnya mati, Sabtu (11/1).

Kades Silo Baru Ahmad Sofyan menuturkan bahwa ikan paus yang sudah dihela ke laut lepas ditemukan nelayan kembali pada Jumat (10/1), ditemukan mati Sabtu (11/1).

Ikan Paus yang gagal dikembalikan le laut lepas itu  panjang sekitar 12 meter,  berat ditaksir mencapai 20 Ton, ditemukan mati  500 Meter dari bibir pantai.


"Hari Jumat sore nelayan mencoba menggiringnya dengan dengan alat seadanya ke laut dalam, namun karena ukurannya terlalu besar dan berat, usaha itu tidak berhasil," jelas Sofyan. 

Karena sudah malam, lanjut Sofyan, evakuasi ditunda pada Sabtu (11/1) dengan berkoordinasi ke pihak Lanal TBA, Pol Air, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Asahan,  untuk evakuasi lanjutan paus yang terdampar, sambil menunggu laut pasang, menyiapkan kapal 6 GT, 6 Silinder milik nelayan untuk menarik paus.

"Namun saat kami tiba sekitar pukul 13.00 WIB, ternyata paus yang terdampar akhirnya mati, diduga kelelahan," jelas Sofyan. 

Di wilayah paus terdampar, kata Sofyan, air laut bila surut menjadi daratan, dan bila pasang ketingian air mencapai dua meter. 

Sehingga hasil konsultasi dengan Lanal TBA, Pol Air serta Dinas Kelautan dan Perikanan, bangkai paus yang terdampar yang mati ini ditinggal di laut. Karena keterbatasan alat untuk mengangkutnya ke daratan. 

"Tidak ada pilihan lain, terpaksa bangkai paus yang mati kita tinggalkan di laut, karena kita keterbatasan alat. Memang akan mengakibatkan aroma tidak sedap, tapi jauh dari pemukiman dan tentunya tidak mengganggu masyarakat," jelas Sofyan.*nun