Food & Travel - Desau Angin Menghempas Ombak Di Pantai Cemara Lhoknga

Pantai barat Aceh memiliki daya tarik tersendiri, bukan berarti pantai sebelah timurnya tidak memberikan kenikmatan rasa. 

Jalan yang semakin apik serta lebih lebar antara pantai dan pegunungan, didominasi pepohonan hijau makin harmonis dengan keindahan pantainya. Angin kencang membawa ombak menghempas pantai landai dan terjal. 

Salah satu kawasan nan menawan adalah Pantai Cemara, Pulo Kapuk, Lhoknga. 

"Kalau hari biasa begini jam empat sore baru ramai," cetus Hanafiah alias Ayah T pemilik Warung Ayah Laut didampingi istrinya, Senin(28/9) tengah hari. 

Ayah T dan istrinya menyiapkan ikan panggang, sambal kecap, tumis kangkung, dan nasi. 

Angin kencang mendesau membawa ombak menghempas pantai serasa mendorong selera makan. Ikan Rambi panggang ukuran besaran bawal hitam pun segera ludes. 

TribunNews.com menjelaskan, Pulo Kapuk merupakan muara sungai Pantai Cemara, Pantai Lhoknga, dan Pantai Lampuuk Kabupaten Aceh Besar.

Muara sungai yang membentang sepanjang beberapa meter dihubungkan dengan jembatan besi. Warna air hijau tosca dengan latar gugusan bukit barisan membuat segar mata memandang.

Pulo Kapuk atau yang disebut dengan Pantai Cemara diapit oleh Pantai Lhoknga dan Pantai Lampuuk.

Keduanya masih berada di satu kawasan, terletak sekitar 15 Km dari arah barat Kota Banda Aceh.

Untuk menuju kemari cukup melintasi jalan nasional Banda Aceh- Meulaboh yang dikenal sebagai jalur Barat Selatan Aceh.

Tinggal susuri jalan raya, hingga menemukan pamplet yang menjadi penunjuk arah ke Pulo Kapuk atau Pantai Cemara.

Letaknya terpaut sekitar 1 Km dari Jalan Banda Aceh-Meulaboh.

Untuk menuju kemari kita bisa menggunakan kendaraan pribadi jenis apa saja atau bisa juga memakai jasa angkutan umum jurusan Lhoknga.

Lengkapnya baca TribunNews:
Ini yang Membuat Stres dan Lelah Hilang di Pulo Kapuk, Pinggiran Kota Banda Aceh