Armen Margolang Sejarah Baru Sepakbola Asahan

Armen Margolang Sejarah Baru Sepakbola Asahan

Armen Margolang Sejarah Baru Sepakbola Asahan

Armen Margolang dan Dedi pelatih PSSA Champion Singa Cup 2017
Armen Margolang dan Dedi Haryono Pelatih PSSA Asahan Champion Singa Cup 2017

Dalam sejarah sepakbola Asahan, paling bisa mencapai semifinal dan final level Sumatera Utara, tetapi memang banyak terlahir pemain nasional sekelas Yuswardi, Ngadiman Asri, Sudarno, Abdul Rahman Gurning.

Di tangan H.Soejono Giatmo era Bupati H.Abdul Manan Simatupang masa jaya PSSA Asahan, pernah masuk 16 besar Liga Indonesia Divisi II di masa H.Baharuddin Nasution era Bupati HR Sihotang lalu vakum total.

Adalah H.Erwis Edi Pauja Lubis di era Bupati H.Risuddin mendobrak kelesuan sepakbola namun upayanya kandas saat PSSA memasuki level nasional. Pro kontra meluas. Akhirnya Erwis melahirkan klub pribadi PS.Bintang Jaya Asahan yang meroket ke belantara sepakbola nasional. Asahan di tangannya jadi tulang punggung Tim Sepakbola Sumut di PON 2012 Riau dan PON 2016 Jawa Barat.

Erwis mengulang bahkan menaikkan level capaian H.Soejono Giatmo, akan tetapi tim PSSA Asahan belum menyentuh Champion.

Secara organisasi pun Asahan menjadi "sesuatu" yang amat mempengaruhi level Sumut dan nasional membuat Erwis dekat dengan Ketua Umum PSSI Edy Rachmayadi.

Erwis sakit dan menghentikan aktifitas sepakbolanya menyusul penjualan PS.Bintang Jaya Asahan, juniornya Armen Margolang melejitkan dedikasinya.
PSSA Asahan Champion Singa Cup 2017
PSSA Asahan Champion Singa Cup 2017

Konsep Armen Margolang memang membuat siapapun yang mengharapkan kemajuan sepakbola Asahan secara logis akan terpana.

Di saat konsentrasi Erwis di pembinaan prestasi, Armen memainkan peran di level oldcrack dengan menggalakkan Turnamen Piala DPRD Asahan sekaligus menggerakkan sepakbola usia dini dan remaja.

Tahun 2015 SSB K3 Sumut Asahan yang dipimpin Zulkarnain Ahmady alias Nain dan dilatih Sabirin juara tiga nasional Aqua Danone.

Armen terus bergerak sebagai pengurus PSSI Sumut, Asahan, karena dedikasinya di level usia pelajar maka tersambung jaringan ke Kemenpora dengan Program Blispi atau Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia.
PSSA Asahan dan Pengurus KONI Asahan diapresiasi KKK (Kerukunan Keluarga Kisaran) Batam Kepri di Singapura
Pengurus KONI Asahan Dodi Sayendra dan Ahmad Rivai Sitorus serta Kurniawan SihalohoKKK(Kerukunan Keluarga Kisaran) Menjenguk PSSA Asahan di Singapura, 10 November 2017

Bak pengulangan sejarah, "Bapak PSSA Asahan H.Soejono Giatmo" berjaya di era Bupati H.Abdul Manan Simatupang, maka di tahun 2017 ini Armen Margolang yang menjabat Ketua Umum Askab PSSI Asahan membesut PSSA Asahan juara Piala Suratin Sumut, juara kedua Piala Suratin Nasional, juara kedua Barcelona Cup 2017 tingkat Cadete 2002 di Stadion Salou, Catalonia, Spanyol, di era kepemimpinan Bupati H.Taufan Gama Simatupang (salah satu putra Bupati H.Abdul Manan Simatupang).

Makna lainnya adalah sejarah baru Sepakbola Asahan yang mendunia di belahan barat (Barcelona) dan belahan bumi timur (Singapura) tidak bisa dipisahkan dengan nama H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan.

Taufan sudah membuktikan konsistensi dan komitmennya terhadap dunia olahraga. Sejak PON 2012 Riau Taufan sudah mengkayuh Pemkab Asahan untuk peduli pembinaan olahraga prestasi, uang saku atlet Asahan yang ikut PON Riau dan bonus ratusan juta rupiah untuk atlet peraih medali emas PON mencengangkan publik olahraga propinsi bahkan nasional.

Barusan di Haornas 2017 Taufan selaku Bupati Asahan menyerahkan ratusan juta rupiah bagi atlet Asahan peraih medali PON 2016 Jawa Barat, diawali uang saku Rp.10 juta bagi tiap atlet Asahan yang memperkuat Sumut bahkan persiapan tim sepakbola Sumut ke Porwil Sumatera dan PON 2016 dilaksanakan di Stadion Mutiara Kisaran dibiayai Pemkab Asahan.

Di tangan Bupati H.Taufan Gama Simatupang pula prestasi olahraga Asahan berkembang dibuktikan dengan jumlah anak Asahan yang memperkuat Sumut di PON 2016 Jawa Barat dan raihan medalinya jauh lebih tinggi dibanding PON 2012 Riau.

Tuah Badan Armen Margolang juga terasa istimewa di tangan Bupati H.Taufan Gama Simatupang yang dibantu Wakil Bupati H.Surya salah satu ponakan H.Soejono Giatmo "Bapak Sepakbola Asahan". Bagaikan penyempurnaan Sejarah Sepakbola Asahan.

Hayo apalagi? Bupati Asahan dan jajarannya konsisten dan komit, DPRD Asahan aspiratif dan jeli terhadap olahraga prestasi disokong lapisan luas masyarakatnya.

Buatlah konsep yang akurat untuk melanjutkan kesuksesan sepakbola Asahan hari ini. Bupati Taufan tentu akan semakin objektif meresponnya. Bukan mengajari Limau Berduri.


Nah, sejarah baru sepakbola Asahan semakin dikukuhkan, hanya berjarak ukuran pekan setelah Suratin Nasional dan Barcelona Cup, tepat Hari Pahlawan Nasional 10 November 2017 PSSA Asahan Champion Singa Cup di Singapura.

PSSA Asahan mendebut Singa Cup 2017 dengan menggasak tuan rumah Singapura 4-0, lalu Korea Selatan dihunjam 9 gol tanpa balas, Malaysia digimbal 5 gol berbalas satu gol.

Juara Grup tim Naga Bekisar ini benar benar menunjukkan Naga-nya di negri Singa dengan melilit Maro Sebo Jambu 4-0 di semifinal lantas menghempaskan DI Jogjakarta 6-0 di final.

Nasional dan Internasional sudah dirambah PSSA Asahan. Armen Margolang adalah sejarah baru sepakbola Asahan, juga Sumut bahkan nasional.

Sebagai selingan boleh dijenguk Sejarah Tanah Asahan ini; mungkin di buku T.Luckman Sinar, bahwa Asahan yang awalnya di hulu Sungai Asahan sekarang adalah dipimpin Simargolang. Komunitas inilah masyarakat dan Raja pertama di Asahan.

Kita berharap darah yang mengalir di tubuh Armen Margolang adalah darah Asahan sesungguhnya yang sangat ingin daerahnya sejajar dengan daerah lain di dunia kendati lewat sepakbola. Dan Armen mulai membuktikan hal itu, wajar juga adanya harapan atau saran "jangan cepat puas diri", pacu terus. Komitmen dan Konsistensi salah satu dwikunci sukses.

Jangan lalai memperkokoh fundamen pembinaan yang berkelanjutan memajukan talenta muda sepakbola Asahan.*Sapriadi
*dimuat Waspada Selasa 14 November 2017.