Asahan Berpuisi Untuk Indonesia

Asahan Berpuisi Untuk Indonesia

Asahan Berpuisi Untuk Indonesia

Asahan Berpuisi Untuk Indonesia


Berawal dari pembicaraan sederhana tentang apa yang harus dilakukan dalam memperingati hari Sumpah Pemuda terbitlah ide dari Pembina Teater Bintang MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 1 Kisaran, Kabupaten Asahan Rabiatul Adawiyah untuk membuat pertunjukan Asahan Berpuisi oleh 500 siswa siswi SLTA di Asahan.

Atas ide tersebut TReK (Team Rewang Kisaran); sebuah kelompok kreatif dimandori Drs.Dian S, langsung memfasilitasi rencana pertunjukan tersebut dengan mulai melakukan sosialisasi ke SLTA di Kisaran terkait kegiatan Asahan Berpuisi.

TReK dengan Trio Ujung Tombak Bams Antono Marpaung, Rahma Diana, Jax Marpaung disupport timnya meminta dukungan talenta dari sekolah.

Sekitar 600 talenta dari SMAN 1, SMAN 2, SMKN 1, SMAN 4 dan MAN 1 Kisaran sepakat dipadukan selama 14 hari sebelum peringatan Sumpah Pemuda.

Koordinasi kilat dan cepat ternyata direspon penuh oleh Disporapar Asahan lantas disepakati Asahan Berpuisi mendapat ruang di upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2018 di halaman kantor Bupati Asahan.

Latihan pembacaan puisi berjudul Aku Untuk Indonesia karya Rabiatul Adawiyah dimulai dari sekolah masing masing selama satu minggu dan selanjutnya pada H-7 dilakukan latihan gabungan sebanyak 600 anak di halaman Dispora Asahan.

Latihan yang berat karena para talent juga harus mempersiapkan properti berupa kardus yang dilapis dengan kertas warna merah dan putih yang nantinya akan membentuk formasi tulisan 28-10 ASAHAN BERPUISI akhirnya bisa dilalui untuk kemudian "menggegerkan publik" Asahan.

Satu "tamparan mesra" oleh remaja Asahan untuk Indonesia.*Diana Ismendra.

Berikut lampiran puisi dimaksud:
*Aku untuk Indonesia
Karya Rabiatul Adawiyah, S.S

Entah kali ke berapa bicara Sumpah Pemuda
Melontarkan sumpahnya yang hanya tiga
Entah kali ke berapa memperingatinya lewat ceremonial upacara
Tapi sayangnya. . .
Sesungguhnya, kita tak paham apa makna di dalamnya

Tak perlu menjadi asing berkiblat pada mega yang merangkak pada khatulistiwa lain
Ikut merajai kebodohan yang tertanamkan lewat kokain

Hei. . . Sadarkah jika kita dicetak menjadi sekumpulan beo muda yang mengikut apa saja
Mengikut keviralan jaman tanpa tahu faedahnya
Hingga terombang-ambing dibawa oleh ketidaktahuan yang terus menjelma
Lalu dengan santai berkata "aku seorang PEMUDA"

Jangan ceritakan diri seorang pemuda
Jika tak pernah berbuat apa-apa
Tak perlu tunjukkan diri kaya
Jika tak pernah membuat karya
Tak guna mengoceh betapa hebat
Jika hanya pintar bicara debat

Kulontarkan ikrar pada diri sendiri
Menjemout ide yeng bertebaran bagai dandelion menari
Menjadi diri produktif yang positif
Menebar virus kebaikan di tengah maraknya keburukan
Lalu menyampaikan bahwa ini bukanlah dongeng masa depan

Tanamkn erat tepat di dadamu!
Pemuda kuat berpondasi pada iman
Pemuda panutan meniti perjuangan
Pemuda cerdas tak bicara soal malas
Pemuda berprestasi berkarya untuk negeri
Pemuda Indonesia tak sekedar bicara merdeka, tapi mempertahankan MERDEKA. . .

Aku Untuk Indonesia
Karya Rabiatul Adawiyah, S.S

Entah kali ke berapa bicara Sumpah Pemuda
Melontarkan sumpahnya yang hanya tiga
Entah kali ke berpa memperingatinya lewat ceremonial upacara
Tapi sayangnya. . .
Sesungguhnya, kita tak paham apa makna di dalamnya

Tak perlu menjadi asing berkiblat pada mega yang merangkak pada khatulistiwa lain
Ikut merajai kebodohan yang tertanamkan lewat kokain

Hei. . . Sadarkah jika kita dicetak menjadi sekumpulan beo muda yang mengikut apa saja
Mengikut keviralan jaman tanpa tahu faedahnya
Hingga terombang-ambing dibawa oleh ketidaktahuan yang terus menjelma
Lalu dengan santai berkata "aku seorang PEMUDA"

Jangan ceritakan diri seorang pemuda
Jika tak pernah berbuat apa-apa
Tak perlu tunjukkan diri kaya
Jika tak pernah membuat karya
Tak guna mengoceh betapa hebat
Jika hanya pintar bicara debat

Kulontarkan ikrar pada diri sendiri
Menjemout ide yeng bertebaran bagai dandelion menari
Menjadi diri produktif yang positif
Menebar virus kebaikan di tengah maraknya keburukan
Lalu menyampaikn bahwa ini bukanlah dongeng masa depan

Tanamkn erat tepat di dadamu!
Pemuda kuat berpondasi pada iman
Pemuda panutan meniti perjuangan
Pemuda cerdas tak bicara soal malas
Pemuda berprestasi berkarya untuk negeri
Pemuda Indonesia tak sekedar bicara merdeka, tapi mempertahankan MERDEKA. . .