Bangkitkan Seni Lukis Di Asahan!

Bangkitkan Seni Lukis Di Asahan!

Bangkitkan Seni Lukis Di Asahan!

Bangkitkan Seni Lukis Di Asahan!


Perhelatan Ibadah Seni KemerdekaArt "Kongsi Senggol Jadi" para Pelukis di Kabupaten Asahan di halaman Kantor Perpustakaan Umum, Sabtu (24/8).

Para seniman pelukis ingin membangkitkan kegiatan seni melukis di Kabupaten Asahan.

Kegiatan ini tercetus dalam Perhelatan Ibadah Seni KemerdekaArt#2"Kongsi Senggol Jadi" bersama antar seniman pelukis yang ada di Kabupaten Asahan.


Menurut Guntur Selo Samudera, salah satu peserta, banyak pelukis yang ada di Kabupaten Asahan memiliki potensi pengembangan, untuk itu ke depannya perlu terus dilakukan pertemuan untuk interaksi positif, saling berbagi pengalaman dan ilmu serta membicarakan ide-ide tentang seni melukis di Kabupaten Asahan.
Pelukis Herry Jenggot dengan gitar sebelum dimural.
Guntur Selo Samudera dari Genkgong ArtHouse dengan gitar hasil Mural Arya yang sebelum dimural dipegang Herry dalam Kongsi Senggol Jadi.


"Saya ingin teman-teman menyadari karya lukis yang mereka buat itu merupakan karya yang bernilai. Tidak hanya pada kanvas dan catnya, tetapi ada nilai art (seni) yang menjadikannya bernilai lebih," ungkap Guntur

Hendra Kong dari Sanggar Rumah Pensil Silo Laut mengatakan kegiatan kumpul-kumpul seniman pelukis Kabupaten Asahan untuk membangkitkan semangat dalam menghidupkan dunia seni lukisdengan karya-karya.

Keluarga Pelukis Kiki Sang Seniman Tato dan Lukman Hakim hadir memberi support di Kongsi Senggol Jadi.

Kongsi Senggol Jadi pun diramaikan Muralis Lukman Hakim,Dayat, Alfiyan, Arya Ramanda, Agung Januar, Kiki, Nisa, Eri Jenggot dan Guntur.*Yudi SP