Kibus Jamming Session Warung Gentong, Sadar Manfaat

Kibus Jamming Session Warung Gentong, Sadar Manfaat

Kibus Jamming Session Warung Gentong, Sadar Manfaat



Seorang pemain silat pada titik tertentu akan menemukan dirinya sekarat lahir dan bathin. Seseorang di dekatnya tercekik karena kehausan tidak minum sepanjang hari.

Mengapa?
Pemain silat ini tidak memanfaatkan keahliannya bersilat, jangankan untuk mengajari orang lain, memanfaatkannya untuk kesehatannya sendiri pun dia enggan. Akhirnya dia akan menemukan dirinya sekarat lahir bathin.

Parahnya, seseorang yang keahliannya hanya merebus air pun tidak memanfaatkan keahliannya padahal dia butuh air minum untuk dikonsumsi.

Maka, jadilah orang bermanfaat bagi sekitarnya, minimal bermanfaat bagi dirinya sendiri.

Silahkan klik:Video Kibus Jamming Session Warung GENTONG COKRO

Nah, agar tidak terjebak dalam kondisi "mengkhianati manfaat diri", Kibus (Kisaran Blues) Jamming Session memulai aksinya di Warung Gentong Cokro, depan stasiun kereta api Kisaran, jalan HOS Cokroaminoto, Sabtu19 September 2020, selepas Isya.

Teras Warung Gentong yang sudah terbiasa dengan livemusic serasa beda malam itu karena ada gitaris Guntur Selo Samudra, Hyuga Kamandanu, Iyan Pulungan dan Anton "bertenun" dawai gitar di atas stage pendek, seakan memajang kain sutera bercorak aneka blues.

Apalagi vocalis Widaruna (Mas Wid) dan Koko 'doctor vape' Ardiansyah ikhlas memasukkan warna warni 'getah lidah" saat mendapuk lagu Iwan Fals (Bongkar), Bip (Skakmat), Slank (Aku Gila, Ku Tak Bisa) dan Pas Band (Kesepian Kita).

Mas Wid selaku owner Warung Gentong menyatakan bahagia dengan kegiatan sangat positif ini.

"Para gitaris legend yang ada di Kota Kisaran bisa kembali lagi berkumpul karena sudah lama vakum dan untuk mengekspresikan kembali apa yang sudah lama terpendam karena tidak adanya ruang untuk mereka berkumpul selama ini," celotehnya memberi alasan.

Warung Gentong Cokro, lanjut Wid, akan mengembangkab wadah buat gitaris untuk kembali tampil.

"Sudah kita tekadkan perkumpulan ini kami beri nama KGF (Kisaran Guitar Family). Tentu saja tak hanya gitaris legend, junior junior gitaris dipersilahkan bergabung untuk saling asah asih asuh. Kita padukan kelebihan dan kekurangan antara junior dan senior," katanya. *Nurkarim Nehe

Foto dan Video: Yudi SP