KONI Asahan Terbesar Kedua Di Sumut

KONI Asahan Terbesar Kedua Di Sumut

KONI Asahan Terbesar Kedua Di Sumut

Asahan menyumbangkan 71 atlet dan 10 pelatih dalam Pelatda Kontingen Sumut 2024 saat ini, terbesar kedua setelah KONI Medan.
 
"KONI Asahan bisa dijadikan contoh terbaik di Provinsi Sumut," tukas Ketua Umum KONI Sumut Jon Ismadi Lubis dalam sambutan Pelantikan KONI Asahan 2024-2028 di Kisaran Rabu 15 Mei 2024.
Ketua Umum KONI Sumut Jon Ismadi Lubis dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menjawab pertanyaan pers saat wawancara doorstop usai acara pelantikan KONI Asahan 2024-2028 di Kisaran 15 Mei 2024.foto dok KONI Asahan
 
 
Jon menjelaskan Sumut menetapkan 1.145 atlet ke PON 2024 mayoritas terbanyak disumbangkan oleh atlet Medan, dan kedua adalah Asahan sebanyak 71 atlet.
 
"Pemkab dan KONI Asahan melakukan pembinaan sangat baik, ini bisa dijadikan contoh bahkan yang paling baik di Sumut adalah Kab Asahan," jelas John.

foto dok KONI Asahan.
 
 
Hadir dalam acara pelantikan di atas Ketua Bawaslu Asahan Paringgonan Siregar SH Sekum KONI Asahan 2020-2024, para utusan KONI Kota Pematang Siantar, Kab Simalungun, Kota Tanjungbalai, dan Sergai, serta para undangan baik itu dari Forkopimda, dan Pengkab Cabor yang ada di Asahan serta Ketua NPC Ernes Simatupang dan Ketua KORMI Asahan Fikri Alfuadi Tanjung. Pejabat BUMD dan BUMN, serta HRD Manager PT.BSP Tbk Kisaran Yudha Andriko.
 
Di antara Pengkab Cabor yang hadir terlihat Ketua Panahan Indonesia Kab Asahan Efi Irwansyah Pane yang juga Ketua Partai Golkar Asahan dan Ketua DPRD Asahan terpilih hasil Pemilu 2024, Ketua PBSI Asahan Dodi Sayendra anggota DPRD Asahan terpilih hasil Pemilu 2024 dari Partai Golkar Asahan, Ketua PBVSI Asahan H.Zaharuddin Ginting anggota DPRD Asahan terpilih hasil Pemilu 2024 dari Partai Nasdem. Sedangkan Ketua E-Sport Jovi Harahap anggota DPRD Asahan terpilih hasil Pemilu 2024 dari Partai Demokrat lagi bertugas ke Jakarta. 
 
Bupati Asahan diwakili Wabup Taufik Zainal Abidin yang juga Ketua Pengkab FORKI Asahan ini mengapresiasi kinerja KONI Asahan sembari memberi garis jelas bahwa antara Medan dengan Asahan memiliki jarak jauh baik sarana prasarana, anggaran dan jumlah atlet yang dihasilkan.
 
Untuk itu, lanjut Taufik, Pemkab Asahan akan terus melakukan pembenahan dan berharap pelantikan KONI Kab Asahan periode 2024-2028 dijadikan momentum untuk perbaikan, penyempurnaan dan revitalisasi olahraga di Asahan.
 
"Kami sadari banyak infrastruktur olahraga yang harus dibenahi atau dibangun, untuk mendukung kegiatan-kegiatan olahraga di Asahan, Insya Allah, fasilitas olahraga akan dibenahi secara bertahap," jelas Taufik.
 
Taufik menantang KONI Asahan dan KONI Sumut membuat event nasional di Asahan untuk mendorong pergerakan perekonomian masyarakat di samping prestise dan prestasi olahraga.
Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyalami unsur kepengurusan KONI Asahan dalam Pelantikan KONI Asahan 2024-2028.foto dok KONI Asahan.
 
 
Ketua Dewan Kehormatan KONI Asahan Nurkarim Nehe, sebelum sambutan Ketua Umum KONI Sumut dan Bupati Asahan; menuturkan bahwa saat ini KONI Asahan semakin baik. Nehe mengungkap data saat dirinya memimpin KONI Asahan menyumbangkan 15 atlet ke Sumut untuk PON 2016 Jabar dan 23 atlet untuk PON 2020 Papua. 
Nurkarim Nehe SE,MSP. Foto dok KONI Asahan
 
"Di tangan Harris melonjak ke angka 71 atlet dan 10 pelatih. Siap siaplah KONI Asahan memperjuangkan bonus ke Pemkab Asahan setelah PON 2024 ini,"tandasnya.
Harris ST didamping Sekum Rudi Yans Ritonga dan kepengurusan menerima SK Kepengurusan KONI Asahan 2024-2028 dari Ketua Umum KONI Sumut Jon Ismadi Lubis,disaksikan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin di Kisaran 15 Mei 2024. Foto dok KONI Asahan
 
 
Nehe mengisaratkan agar KONI Asahan segera melaksanakan Rakerda di antaranya mengatur strategi dan program kerja yang jelas, menetapkan Standard Operating Procedure (SOP), sehingga setiap Cabor mengetahui dengan jelas mana event yang harus diikuti dan yang tidak.
 
Nehe memberi contoh PBVSI Asahan di bawah kepemimpinan H.Zaharuddin Ginting dengan kemampuan dana yang ada bisa intens melakukan pembinaan, tidak tergoda ikut kompetisi sana sini, hasilnya mampu ke final putra putri Porpropsu 2022 dan tetap semifinalis putra putri di tiap Porpropsu. "Kita contoh saja bola voli ini,"harap Nehe.
 
Artinya, Nehe menggariskan agar cabor tidak tergoda ikut event non formal karena tidak terjangkau oleh dana yang ada. Event formal yang wajib bagi cabor adalah Kejurda Propinsi, Selekda Propinsi, POR Propinsi.
 
"Dengan SOP, tentu ada patokan berpijak dalam hal pembinaan, sehingga dengan demikian pembinaan atlet bisa lebih baik dan terarah," jelas Nurkarim Nehe yang juga Mantan Ketua KONI dua periode.
•HeHa

Ketua DK KONI Asahan Nurkarim Nehe menyulangi Ketua KONI Asahan Harrist ST usai pelantikan sebagai Selamatan dan Syukuran Pelantikan sekaligus HUT Harris ST ke 50 tahun.

klik sumber berita terpercaya:
KONI ASAHAN CONTOH TERBAIK DI SUMUT

Pengurus KONI Asahan 2024-2028 diketuai Harris ST. Foto dok KONI Asahan