Korupsi Rendahnya Nasionalisme

Korupsi Rendahnya Nasionalisme

Korupsi Rendahnya Nasionalisme




Dalam konteks berbangsa dan negara sebagaimana konsep dasar Pancasila lebih mengutamakan kepentingan negara dibanding kepentingan pribadi dan kelompok dengan demikian jika kepentingan maupun kebutuhan negara terpenuhi dan terjaga maka kepentingan dan kebutuhan semua pribadi dan kelompok dalam negara akan terpenuhi secara proporsional. 

Dalam hal ini Indonesia memiliki modal dasar yang kuat dalam struktur masyarakatnya yang non individualisme, hal ini terlihat dari ciri dan karakter prilaku kehidupan dalam tatanan adat istiadat serta kehidupan secara umum. Demikian pula kehidupan beragama yang kuat menjadi penuntun sikap tiap pribadi bangsa Indonesia untuk bernegara yang baik. 

Akan tetapi mengapa masih terjadi korupsi dalam bentuk uang, barang, waktu; karena pelaku korupsi memiliki nasionalisme yang rendah atau tidak ada sama sekali.

Logikanya, jika seluruh aparatur pemerintah, lembaga swasta, tiap warga negara atau seluruh unsur bangsa Indonesia memiliki nasionalisme yang kuat tidak akan ada korupsi di bidang apapun dan atau dengan cara apapun. 

Mengapa? Karena nasionalisme secara kongkrit akan memenuhi kepentingan dan kebutuhan tiap warga negara secara proporsional. 

Nasionalisme harus ditanamkan sejak dini mulai dari keluarga, rumah ibadah, sekolah dan kampus, lingkungan, kelompok bermain, komunitas, berbagai momen dan segmen publik lainnya. 

Berikut ini referensi penting dari KCL Kementrian Keuangan RI, silahkan klik:
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KORUPSI




Nurkarim Nehe, SE, MSP. 

*sebuah catatan