Pandemi Ubah Tradisi Imlek

Pandemi Ubah Tradisi Imlek

Pandemi Ubah Tradisi Imlek

"Xong Hi Fat Cai Selamat merayakan Imlek 2021 kepada saudara kita Tionghoa, semoga tahun ini membawa kedamaian dan hoki bagus bagi kita semua," ucapan tulus ikhlas dari Keluarga Besar inibabad di manapun berada.*Guntur Selo Samudra. 
 
 
Berikut petikan artikel Imlek dari CNN Indonesia, take pukul 16.56wib Jumat 12 Februari 2021.
 
Ratusan orang mengantre untuk masuk ke Vihara Dharma Bakti, Jakarta Barat, Jumat (12/2) pagi.
 
Mereka berdiri di atas garis merah yang sudah dipasang petugas Vihara yang berada di wilayah Glodok, Kecamatan Taman Sari tersebut sebelum gelaran tahun baru Cina atau imlek hari ini.
 
Setiap garis berjarak satu meter, dengan maksud sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona (Covid-19) agar tetap terjaga selama perayaan Imlek di klenteng tertua Jakarta tersebut.
 
 
Di Indonesia, ini adalah kali pertama imlek digelar di masa pandemi Covid-19. Penanggulangan dampak pandemi Covid-19 di Indonesia baru mulai gencar setelah kasus pertama terungkap pada Maret 2020. Padahal, di negara yang diduga menjadi mula pandemi global Covid-19, China, sudah ada langkah-langkah yang dilakukan sejak awal 2020. Dengan kata lain, imlek di negara nenek moyang etnis Tionghoa itu sudah terasa berbeda sejak tahun lalu.
 
Olivia salah satu pengunjung Vihara Dharma Bakti mengaku merasa asing dengan perayaan Imlek tahun ini dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 di Indonesia.
 
Meski rumah Olivia berada di daerah Jakarta Utara, namun setiap tahun ia selalu merayakan Imlek di vihara yang berlokasi di Jakarta Barat ini. Sehingga ia merasakan jelas perbedaan Imlek tahun ini.
 
"Imlek sekarang lebih berubah dengan keadaan seperti ini. Kita sembahyang aja harus ngantre seperti ini. Kalau kita ngantre gini aneh sih biasanya datang langsung sembahyang," jelasnya kepada CNNIndonesia.com pada Jumat (12/1).