Putra Tanjungbalai 5 Besar Festival Puisi Sabah

Putra Tanjungbalai 5 Besar Festival Puisi Sabah

Putra Tanjungbalai 5 Besar Festival Puisi Sabah

 
Badan Bahasa dan Sastera Sabah (BAHASA) Cawangan Pitas Sabah Malaysia Menggelar kegiatan Pertandingan Puisi, Sempena Festival Penulis Sabah Ke 9 untuk Tahun 2020.
 
Kegiatan Pertandingan Puisi ini berlangsung pada bulan September yang lalu. Mengingat masih dalam suasana Pandemi Covid 19 pihak pelaksana kegiatan menggelar kegiatan memakai dua tema yakni, Kemerdekaan dan Kemanusiaan, yang ditulis menggunakan Bahasa Melayu, kemudian di hantar melalui Email dari pengurus Kepanitiaan pertandingan.
 
Penyelaras Panitia Pn Norlie Masrin membenarkan, kegiatan Pertandingan Puisi ini memang menjadi Program Tahunan yang diadakan Oleh BAHASA Sabah. "Ini Bentuk Komitmen Dari Presiden BAHASA Datuk Jasni Matlani dalam menggelorakan semangat menulis dan mengisi nilai Kemerdekaan di Bumi Sabah Malaysia, terbukti festival ini sudah di gelar untuk yang ke 9 kalinya,"ujar Pn Norlie. 
 
Walau dalam suasana Pandemi Covid 19 BAHASA percaya akan terus berupaya berkerja sama dengan Dewan Bahasa dan Pustaka Sabah Malaysia untuk terus melahirkan banyak penulis yang berdedikasi serta berwawasan yang luas serta siap bersaing dalam dunia Sastera Internasional. 
 
Sebanyak lebih kurang 30 peserta mengikuti Pertandingan menulis Puisi yang diadakan oleh BAHASA. 5 di antara nya adalah pemenang terbaik yang menerima uang saku dan sertifikat dari BAHASA, yakni.Tn Abdul Razak bin Salleh, Tn Haladin bin Hj Atat, Tn Rasyid Riza, Pn. Nuarah Lulah, Tn Dohoying Mokero 
 
Pemberian Hadiah sepatutnya diberikan pada 15-Oktober-2020. Mengingat Masih dalam Perintah Kawalan Pergerakan Covid 19 pihak Panitia Penyelaras hanya memberikan Hadiah Uang tunai. Sementara sertifikat atau sijil akan diberikan mengikut jadwal dan kebenaran dari pihak pengurusan. 
 
Melalu Via whatsapp Pn Norlie mengucapkan banyak terima kasih telah ikut berpartisapi dalam menjayakan program Festival Penulis dimasa Covid ni. Ia juga menyampaikan salam Dari Presiden BAHASA Datuk Jasni Matlani kepada seluruh peserta yang ikut serta dalam event Tahunan ini. "Semoga Tahun hadapan kegiatan ini akan terus digelar dan covid 19 segera berakhir," pungkasnya. 
 
Di bawah ini dua Puisi Rasyid Riza putra Tanjungbalai Asahan yang mendapat tempat terhormat dalam pertandingan diadakan BAHASA dimaksud:
 
 
Hati dan Akhlak
 
Namanya juga Hati
Selalu merasa ganjil
Ganjil melihat kebohongan
Ganjil melihat pembodohan
Ganjil melihat penindasan
Ganjil pula melihat hausnya kekuasaan
 
Namanya Juga Hati
Selalu merasa Lemah
Lemah tak mampu berbuat
Lemah tak mampu bertindak
Lemah tak mampu meraih
Lemah tak mampu menolong
 
Namanya juga Hati
Selalu memiliki Rasa
Rasa ingin menolong
Rasa ingin berbagi
Rasa ingin berbakti
Rasa ingin turut menyertai
 
Ya..
Inilah realita kehidupan
Yang miskin terabaikan
Yang kaya terhiburkan
Yang belajar terselamatkan 
Yang tidak belajar terasingkan
 
Lantas Haruskah ada perbedaan
Tika Jiran dan orang sekitaran dalam kesulitan
Tegur dan sama ringan kan beban
Walau hanya dengan sekedar ambil perhatian
 
Terlalu mudah
Menabur bakti
Untuk meraih senyum insan yang memerlukan
Bukan setakat Wang dan Materi
Cukup rasa peduli menjubah diri
 
Kampung Likas 11 Ogos 2020
Rasyid Riza
 
Rasyid Riza
 
Memerdekakan diri dimomentum Kemerdekaan
 
Suara Meriam tak pernah terdengar lagi
Kini suara berbagai luahan lantang bergegar di bumi ini
Ada yang dikubur dari dalam diri
Rasa peduli dan Rasa syukur atas makna kemerdekaan saat ini
 
Menuntut hak Lalaikan kewajiban 
Kini Membudaya dalam diri
Sibuk memberi soalan
Namun tak pernah mampu hadirkan solusi
Dan terkuburlah semua potensi diri yang semula jadi
Bersih dan lagi suci
Ternoda oleh asupan informasi dan lingkungan yang sentiasa mempengaruhi alur Minda dan Madah yang pernah di warnai
 
Bangsa ini lelah lalui perdebatan dialtar perhelatan
Bangsa ini perlu penyegaran dan buah idea yang bergelimangan
Bangsa ini butuhkan semangat perjuangan
Dari penerus anak anak yang sedang belajar di persekolahan
 
Merdeka kan diri
Dari sifat berpangku tangan
Merdeka kan diri
Dari rasa tak perduli atas jasa para Pahlawan
Merdeka kan diri
Bersyukur di bumi yang masih diberi kestabilan
 
Bingkai dan bungkus dengan rasa kasih sayang,sebagai salah satu bukti.bahwa Kemerdekaan yang di Raih memang dari sebuah perjuangan
 
Kampung Likas 11-Ogos-2020
Rasyid riza