Saudi Permanen Tutup Batas Qatar

Saudi Permanen Tutup Batas Qatar

Saudi Permanen Tutup Batas Qatar




Gerbang batas Saudi-Qatar ini pertama kali ditutup dua minggu setelah Saudi, UEA, Mesir, dan Bahrain memutuskan hubungan dengan Qatar pada bulan Juni [File: Reuters]
Arab Saudi telah secara permanen menutup satu-satunya perbatasan daratnya dengan Qatar, yang terus diblokade oleh kerajaan dan beberapa tetangga Teluk lainnya.

Menurut sebuah surat yang dikeluarkan oleh Direktorat Bea Cukai Arab Saudi pada hari Selasa, gerbang perbatasan Salwa telah dimatikan secara permanen sejak Senin malam.

Surat tersebut mengatakan pejabat Saudi memerintahkan penutupan tersebut.

Langkah tersebut muncul saat krisis diplomatik yang sedang berlangsung hampir delapan bulan.

Gerbang itu pertama kali ditutup dua minggu setelah Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Bahrain memangkas hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada 5 Juni, menuduhnya membiayai "terorisme" dan menjaga hubungan yang terlalu dekat dengan saingan regional mereka, Iran. Doha membantah tuduhan tersebut.

Perbatasan tersebut kemudian dibuka kembali untuk jangka waktu dua minggu di bulan Agustus untuk para peziarah yang ingin melakukan ziarah tahunan untuk dilewati.

Pada saat itu, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menyambut baik langkah tersebut, namun mengatakan bahwa ini adalah "keputusan bermotif politik".

Meski diterima secara resmi oleh Qatar, langkah tersebut telah memicu kemarahan warga Qatar terhadap media sosial, yang menuntut pengepungan tersebut diangkat sepenuhnya.

Kuartet Arab memblokir udara langsung dan transportasi darat ke dan dari Qatar dan menutup wilayah udara mereka ke semua penerbangan Qatar Airways setelah memutuskan hubungan dengan Qatar.

Awal bulan ini, pertemuan puncak regional regional enam negara GCC terputus, gagal menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung.

Sebagai bagian dari blokade tersebut, kelompok yang dipimpin oleh Saudi juga meminta semua warga Qatar untuk meninggalkan negara mereka, namun Doha tidak memberlakukan pembatasan serupa pada keempat negara Arab tersebut.

AL JAZEERA NEWS