Secangkir Kopi Ainun Dan Tangis Reza Rahadian

Secangkir Kopi Ainun Dan Tangis Reza Rahadian

Secangkir Kopi Ainun Dan Tangis Reza Rahadian

Secangkir Kopi Ainun Dan Tangis Reza Rahardian
foto fb Rasyied Riza inibabad Kota Kinabalu-Sabah

Tangis aktor Reza Rahadian di rumah duka BJ Habibie dan kisah Mayor Jenderal (Purn) TB Hasanuddin tentang secangkir kopi buatan Ainun menjadi bahagian penting dari bangunan duka dan doa untuk Presiden RI ketiga BJ Habibie.

Betapa tidak, membaca satu persatu artikel dan video seputar Duka Mendalam Indonesia ini melebihi takjub kita menonton film HabibieAinun.

Tanpa disadari bulir airmata pun meleleh saat hati terdalam berdoa: "Semoga pak Habibie bertemu bu Ainun di syurga bersama orangtuaku, mertua, adikku, dan saudara saudaraku ya Allah. Aamiin..."

Hujan airmata dari pelosok negeri saat melepas engkau pergi...bak kata Iwan Fals saat bangsa Indonesia melepas Bung Hatta ke HaribaanNYA.

Di antara sekian banyak artikel Duka dan Doa Indonesia untuk Habibie, antara lain dapat disimak di bawah ini.

1.Syurga

Aktor Reza Rahadian tak kuasa menahan tangis usai menyambangi rumah duka BJ Habibie yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2091) malam.

Pemeran Habibie dalam film Habibie & Ainun ini juga mendoakan semoga almarhum bisa tenang di sisi Tuhan. Tak cuma itu, dia berharap BJ Habibie bisa berjumpa dengan istrinya, Ainun.

Selengkapnya klik:

https://m.suara.com/entertainment/2019/09/11/215933/sambil-nangis-reza-rahadian-selamat-jalan-eyang-semoga-bertemu-ainun?utm_source=LINE&utm_medium=News

2.Kopi

"Saya sampaikan, bapak ditunggu. Saat dalam konvoi, beliau memerintahkan untuk kembali lagi masuk ke kediaman, kemudian bapak lari ke meja makan ambil kopi. Lalu saya protes, kenapa bapak gak perintahkan saya ambil ke dalam atau buat kopi di Istana," ujar mantan ajudan Presiden Habibie Mayjen TB Hasanuddin yang kala itu berpangkat Kolonel.

"Lalu beliau katakan, ini ibumu (Ainun) yang buat, saya harus menghormatinya, dia sudah bangun pagi-pagi buatkan secangkir kopi. Di situ saya kagum, rasa hormat saya semakin dalam. Itu salah satu kelebihan beliau," lanjut Hasanuddin.

Selengkapnya klik: